KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA (KBMN) PGRI
Gelombang 32, Pertemuan Ke - 5
Narasumber:S Dr. Mudafiatun Isriuah, M. Pd. CPM
Moderator : Lely Suryani, S. Pd. SD
Bismillahirrahmanirrahiim
Materi malam ini, adalah materi yang saya tunggu-tunggu, karena sudah lama ingin mengetahui cara menulis buku ajar dan ada keinginan kuat untuk bisa menulis buku ajar. Apalagi narasumber yang dihadirkan malam ini adalah seseorang yang pakar dibidang literasi dah telah banyak pengalamannya dalam menulis buku. Beliau adalah Penulis buku terbaik Perpusnas tahun 2021. Selain itu Narasumber juga konselor, asesor BAN PDM Jawa Timur. Lulus cumlaude prodi PAUD UNESA Surabaya dan melanjutkan studi pada Universitas Negeri Malang untuk meraih gelar doktor Bimbingan dan Konseling.
Acara malam ini dibuka dengan do'a dan motivasi penuh semangat dari moderator, selanjutnya agar interaksi sesuai ekspektasi, maka moderator sebagai pengatur waktu, menyampaikan alur arena diskusi:
1. Pembuka
2. Doa bersama
3. Perkenalan
4. Pemaparan materi
5. Tanya jawab
6. Penutup
Sebelum memulai materi Narasumber memberikan kata penyemangat berupa karmina yaitu:
Datang berkumpul penuh semangat
Bersama belajar ilmu yang bermanfaat
Mari menulis janganlah ragu
Susun ide menjadi buku
BUKU AJAR adalah dambaan bagi insan Pendidikan, jika mencapai nya maka ada kepuasan tersendiri jika kita melalui nya. Kita perhatikan bahwa menulis buku ajar bukan sekadar menyampaikan materi, tetapi juga menginspirasi dan memudahkan pembaca dalam memahami konsep secara sistematis. Buku ajar yang baik tidak hanya informatif, tetapi juga menarik, relevan, dan aplikatif.
Tujuan Menulis Buku Ajar
- Mempermudah transfer ilmu
- Menyediakan referensi yang sesuai dengan kurikulum
- Meningkatkan kualitas pembelajaran
- Menambah portofolio akademik dan pengakuan ilmiah bagi penulis
- Menentukan tujuan dan sasaran pembaca , siapa target pembaca?
- Siswa SD, SMP, SMA atau mahasiswa?
- apa kompetensi yang ingin dicapai?
- Menyusun kerangka buku, buku ajar harus memiliki struktur yang jelas, umumnya terdiri dari
- pendahuluan: latar belakang, tujuan dan cakupan buku
- Bab Utama: Materi disajikan secara sistematis, mulaidari dasar hingga tingkat lanjut
- Latihan dan refleksi: soal-soal latihan, studi kasus atau proyek untuk meningkatkan pemahaman.
- Menulis dengan gaya bahasa yang menarik
- Gunakan gaya bahasa yang sederhana
- Hindari kalimat yang terlalu panjang dan bertele-tele
- Gunakan ilustrasi, diagram dan tabel untuk memperjelas konsep
- Metode pembelajaran yang tepat
- Contextual Learning: Metode ini menekankan pentingnya menghubungkan materi dengan pengalaman nyata pembaca. Dengan memberikan contoh dari kehidupan sehari-hari, pembaca lebih mudah memahami dan menerapkan konsep yang dipelajari.
- Active Learning: Melibatkan pembaca secara langsung dengan memberikan pertanyaan reflektif dan latihan interaktif. Metode ini membantu meningkatkan pemahaman dan retensi materi dengan mendorong pemikiran kritis serta pemecahan masalah.
- Storytelling & Analogi: Penyampaian materi melalui cerita dan analogi membuat konsep yang abstrak lebih mudah dipahami. Kisah yang relevan dan ilustratif dapat meningkatkan daya ingat serta ketertarikan pembaca terhadap materi yang disampaikan.
Bagaimana pelaksanaan metode yang dipilih tersebut? tentu saja disesuaikan dengan topik buku yang akan kita buat.
Setelah empat langkah tersebut selanjutnya aadalah menyunting dan merevisi buku. Adapun langkah-langkanya adalah berikut ini:
- Pastikan isi relevan, akurat dan tidak berulang
- Periksa kesalahan tata bahasa dan ejaan
- Mintalah umpan balik dari rekan sejawat atau editor profesional

Comments
Post a Comment