Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) PGRI GELOMBANG 32
Pertemuan Ke -4
Rabu, 29 Januari 2025

Sumber Group KBMN PGRI Gelombang 32

GALI POTENSI UKIR PRESTASI
Narasumber: Aam Nurhasanah, S. Pd
Moderator: Yandri Novita Sari, S. Pd

Bismillahirrahmanirrahiim

Setiap kita ingin memiliki pencapaian tertinggi dalam hidup. Komitmen, kerja keras dan totalitas, kita ayunkan untuk menggapai setiap prestasi. Jatuh, bangun itu hal yang biasa. Untuk itu mari kita manfaatkan potensi kita sebagai penulis untuk berprestasi. Butuh seorang pakar untuk memantik dan mengompori semangat kita. So, siapapun yang ingin mengukir prestasi melalui menulis jangan lewatkan kelas malam ini. Inilah kalimat yang mengiringi flyer pertemuan ke - 4 malam ini. Membacanya sudah membangkitkan semangat.

Narasumber kita malam ini adalah sosok yang sangat menginspirasi yaitu Ibu AAM NURHASANAH, S,Pd. Beliau adalah seorang Guru Bahasa Indonesia di SMPN Satu Atap 4 Cipanas. Capaian Prestasi beliau dibidang karya tulis sudah mencapai 65 buah karya diantaranya 4 buku solo, satu buku kolaborasi dengan Prof. Richardus Eko Indrajid, dan 60 buku antologi penggiat literasi. Sangat banyak ukiran prestasi beliau di bidang karya tulis. Setelah menggali potensinya beliau betul-betul berprestasi dalam waktu yang relatif singkat.

Beliau pernah menjabat sebagai kepala sekolah di SMPS Mathla ul Hidayah Cipanas, beliau juga aktif menjadi Pengurus Pelatihan Menulis PGRI Om Jay (Tim Solid Omjay) sebagai Narasumber di setiap kelasnya. Beliau juga pernah meraih Juara 1 Lomba Blog PGRI dan Juara 10 Besar HUT AISEI Kategori Artikel Favorit, ini berkat keuletan dan komitmen menulis setiap hari yang beliau terapkan, yuk intip juga profil beliau di https://aamnurhasanah12.blogspot.com/2021/01/intip-profilku-yuks.html

 Kita akan belajar tentang cara menggali potensi menulis dan mengukir prestasi kita menjadi penulis dengan banyak karya nantinya, kelas akan kita bagi menjadi 4 tahap, yaitu:

1. Pembukaan
2. Pemaparan materi
3. Tanya jawab bersama narasumber
4. Penutup

Perjalanan Bu Aam sebagai penulis dimulai saat mengikuti KBMN PGRI gelombang 12 dan lulus. Sebelumnya beliau mengikuti KBMN PGRI juga tapi belum lulus, namun beliau tidak berkecil hati, tetap semangat akhirnya menyandang alumni KBMN PGRI Gelombang 12..

Saat itu, narasumbernya Bu Kanjeng, selaku motivator sejati yang membangkitkan gairah menulis sampai akhirnya lahir 65 buku. Waktu  Bu Kanjeng memberikan materi. Beliau memberikan tantangan menulis bersama atau disebut buku antologi yang berjudul SEMANGAT MENULIS BERSAMA BU KANJENG. Alhamdulillah, buku pertama lahir dan asyiknya dapat urutan pertama dari 42 penulis se-Indonesia. Selanjutnya syarat lulus KBMN itu harus menulis buku solo atau buku yang ditulis sendiri. Maka lahirlah buku pertama beliau yang berjudul MENGUKIR MIMPI JADI PENULIS HEBAT. Doa dari buku pertama beliau ingin jadi penulis hebat. Alhamdulillah, Allah berikan kemudahan bertemu dengan motivator sejati seperti Omjay dan Bu Kanjeng.

Setelah lulus KBMN 12 beliau mengabadikan diri menjadi moderator dan memandu jalannya kelas, dari pengalaman menjadi moderator ini lahirlah buku ke-2 beliau yang berjudul KUNCI SUKSES MENJADI MODERATOR ONLINE. Saat menjadi peserta KBMN PGRI 12 beliau juga mengikuti  tantangan menulis satu Minggu bersama Prof. Richardus Eko Indrajit, maka lahirlah buku duet yang tembus ke penerbit mayor PT Andi Offset Yogyakarta dan berhasil menikmati royalti. 

 Tak cukup sampai di situ, narasumber juga mengikuti tantangan menulis selama 28 hari tanpa jeda di bulan Februari dan  meraih juara 1 dengan mendapatkan hadiah printer dan uang tunai. Alhamdulillah, berkah menulis, dari sebuah kegagalan hingga mencapai kesuksesan
Maka pengalaman itu beliau jadikan modal buku solo ke-3 yg berjudul Blogger Inspiratif

Setelah lulus menjadi peserta KBMN, Bu Kanjeng selaku sang motivator, memberi tantangan kurator (penanggung jawab buku antologi) hingga mayoritas tiap alumni KBMN lahir buku antologinya. Setelah menikmati tantangan menjadi kurator, beliau mendapatkan tantangan untuk mengedit novel dari seorang murid yang bernama Juminah. Juminah adalah seorang TKI yang bekerja di Arab Saudi. Di sela-sela kegiatannya, ia selalu mengirimkan WA kepada narasumber. Ia meminta mengabadikan kisahnya hingga lahirlah novel yang berjudul SEINDAH TAKDIR CINTA yang berisi sebuah Perjalanan sang gadis yang mengorbankan masa remajanya untuk jadi tulang punggung keluarga demi sekolah adik-adiknya. Sampai akhirnya 5 tahun menjadi TKI dan menemukan cinta sejatinya
Alhamdulillah, dalam waktu 3 bulan, novel Juminah rampung dan akhirnya bisa dipeluk sama pemiliknya.
 
Sejak saat itu tawaran menjadi editor, datang silih berganti. Hingga sekarang sudah puluhan alumni yang bukunya lahir karena dibidani oleh narasumber. Termasuk Buku Pak Dail, buku Bu Raliyanti, Tazah Ovi, Tazah Mut, dan mayoritas alumni KBMN
 Tak sampai di situ, narasumber juga menggandeng para kepala sekolah, para murid-murid untuk berkolaborasi menerbitkan buku. Alhamdulillah, setelah mengajak para kepala sekolah, langkah selanjutnya mengajak para murid untuk berkarya. Lahirlah buku dengan judul Kado Terindah
 Yang paling membahagiakan adalah saat mengantarkan murid tercinta Barbie Lie, masuk 25 finalis Lomba Cerpen Remaja Tingkat Nasional. Dari pengalaman-pengalaman berharga, lahirlah buku solo ke-4 saya yang berjudul RAJIN MENULIS BERBUAH MANIS
Melalui berkah menulis, akhirnya diundang menerima penghargaan dari PGRI dari perjalanan dan kisah narasumber dapat kita ambil pelajaran, intinya adalah setiap orang punya potensi untuk dikembangkan. Karena menulis itu butuh proses. Nikmati prosesnya maka kita akan mendapatkan prestasi dikemudian hari...Dari berkah menulis, akhirnya undangan narasumber berdatangan silih berganti. Kadang zoom, kadang WA. Alhamdulillah, akhirnya menulis membuat panjang silaturahmi dan buku beliau bisa keliling Indonesia.

Kalimat penutup dari narasumber yaitu kenali dan gali potensi bapak ibu dari hal yang ibu sukai, atau dari hal yang bapak ibu kuasai. Jika ibu suka menulis, bisa fokus menulis, seperti gabung di KBMN yang akan mengantarkan bapak ibu menjadi penulis hebat masa depan. Jangan takut dengan sebuah kegagalan, karena kegagalan pada akhirnya mengantarkan kita kepada sebuah kesuksesan. Rajin menulis hingga karyamu berbuah manis. Dan pada akhirnya, jika kita nanti tiada, buku kita akan dikenang tidak hanya oleh orang lain tapi diturunkan ke anak cucu kita nanti.





 

Comments

  1. Boleh kasih foto2 atau sematkan link yg diberikan moderator atau narasumber yaa untuk menguatkan resumenya

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog